0


Lilin akan habis dengan sendirinya ketika api habis membakar dirinya. Dia memberikan cahaya semampunya dan hilang ketika dia tidak mendapati bagian tubuhnya yang layak untuk dibakar menjadi cahaya. Lilin tetaplah lilin, ketika api menyala maka satu per satu bagian tubuhnya meleleh, mati dan digantikan dengan lilin lainnya. Dia memberikan ca­haya meskipun suatu saat akan redup, berbeda dengan mercusuar!
Mari disimak, mercusuar adalah bangunan yang kokoh berdiri menghadap kelautan atau bahkan di tengah lautan. Terkadang dia diterpa badai angin atau mungkin hantaman amuk ombak di saat pa sang. Namun apa pun kondisinya dia tetap berdiri tegak memberikan cahayanya. Tidak dapat dihitung berapa nelayan dan nakhoda yang tertolong karena cahayanya di malam hari, kalaupun tidak ada perahu atau kapal yang berlayar maka dia pun tetap memberikan cahayanya. Ada atau tidak adanya kapal dan perahu yang berlayar dia akan tetap memberikan cahayanya.
Dia (mercusuar) menjadi sangat bermanfaat bagi lalu lintas laut dan samudra yang luas. Dia menjadi bermanfaat untuk para nelayan yang mengais rezeki demi menafkahi keluarga. Dia menjadi penting bagi urusan perjalanan banyak orang yang memilih jalur laut dari satu tempat ke tempat lainnya, Dia pun semakin bermakna karena cahayanya menjadikanj laut yang gelap tampak bercahaya, menemani peran bulan purnama sebagai rahmat Allah bagi mereka yang mencari rezeki di malam hari.

Dikirim pada 28 Juni 2012 di Uncategories
Awal « 1 » Akhir
Profile

Apa yg ada di BELAKANG kita & di DEPAN kita adalah hal kecil dibandingkan dgn apa yg ada DALAM diri kita #MHMGatsu More About me

BlogRoll
Yahoo Messenger
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 447.290 kali


connect with ABATASA